Mengukir Tulisan
Lewat Critical Review
By : Ade Puadah
Sudah ke tujuh kalinya, pertemuan demi
pertemuan aku lewatkan. Banyak sekali sejarah yang telah kuciptakan di ranah
Writing 4 ini. Tapi, imajinasi-imajinasi histori tidak pernah mengalir terlalu
jauh dalam diriku, bahkan dalam mimpiku. Terlalu sulit untuk memahami sejarah
meskipun ia berperan sangat penting dalam diri manusia. Apalagi sebagai seorang
penulis, sejarah perlu diungkap kebenarannya. Penulis apapun sama, baik penyair maupun sejarahwan. Mereka sama-sama
mempunyai tugas seperti menghancurkan tembok tebal yang didalam tembok tersebut
ada dinding tebal menghalangi. Artinya, penulis harus mampu mengungkap berjuta
rahasia yang tersimpan di dalamnya. Milan Kundera (di L’Art duroman, 1986): “to
write, means for the poet to crush the wall behind which some something that
was always there hides”. Dalam hal ini, penyair dan sejarahwan sama-sama
menemukan.
0
comments