Focus on History
Class review 7 enggan beranjak dari pembahasan
critical review that focus on history. Sejarah yang cnasih digarap
minggu-minggu ini tentang kebenaran sejarah yang ada dalam karangannya Howard
Zinn. Dalam artikelnya Howrad Zinn yang berjudul “Speaking truth to power with
book” bahwa kebenaran harus dibuktikan dalam sebuah bukti, serta atas dasar
penglaman yang dialami oleh seorang pembuat bukti. Kebenaran yang berpusat pada
bukti yang dituliskan memiliki tujuan yaitu bisa mengubah pikiran dan
kepercayaan orang-orang sekitar yang mengetahui.
Pernyataan
Carl Becker bahwa everyman his own historian yang artinya adalah setiap
orang (adalah) sejarawan untuk dirinya sendiri berangkat dari asumsi bahwa
setiap manusia adalah penggerak sejarah. Manusia pada hakiaktnya yang membuat
sejarah baik itu sebagai pelaku sejarah atau pun sebagai saksi sejarah.
Setiap orang “normal” mengenal sejarah dan karena itu ia adalah “sejarawan”.
Berbicara tentang sejarah yang sangat komplek, memang
sulit untuk menetukan kebenaran yang sesungguhnya. Dalam hal ini terkandung sebuah makna yang
tersembunyi, adanya keterkaitan antara sejarah komponen-komponen penting.
Komponen-komponen ini yang sering Mr.
Lala ingatkan diantaranya literasi, history dan ideology. Bagaimana seorang
wrtier atau kritikus mengaitkan komponen tersebut, keterhubungan yang bisa
dijadikan sebagai bukti kesalahan yang kuat dari artikel Howard Zinn.
0
comments