Menyelami
Pulau Papua
Dengan
Argumentatif Esai
Ruang
sidang, ruang yang hanya ingin kulirik saja sebelumnya, karena saya belum siap
menjadi penghuninya. Namun, jum’at 25 April 2014 pukul 06.00 tepatnya menjadi
hari perdanaku dan kawan-kawanku untuk berkenalan dengannya. Bukan untuk
bimbingan skripsi, bukan untuk sidang munaqosah, namun untuk melanjutkan
perjuangan kami kembali ke tracknya menyelesaikan sisa putaran-putaran yang
ditinggal istirahat sebelumnya.
Writing
4 ini benar-benar memiliki tantangan yang berbeda dan tidak terjangkau oleh
pemikiran kita sebelumnya, tetapi inilah dimana kita berada sekarang. Siap tidak
siap, harus siap! Bisa tidak bisa, harus bisa! Untuk menjadi orang yang
berpendidikan, kita harus siap dalam hal apapun. Satu hal yang tersirat dalam
pertemuan ini adalah “Jangan buang-buang
waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, dan jangan sampai membuang
energi dengan percuma atau sia-sia.”
“For
the good things, do it now or never”
0
comments