Showing posts with label Ahmad Khoerul Mustaqim. Show all posts
Showing posts with label Ahmad Khoerul Mustaqim. Show all posts

Class Review 6 : Mujahadah Terhadap Sejarah



Mujahadah Terhadap Sejarah
Keberanian merupakan modal utama yang harus dimiliki terutama untuk menghadapi kerasnya persaingan dunia teutma pada era sekarang ini. Begitu banyaknya cobaan, godaan, dan persaingan. Bagaimana cara untuk maju, menghancurkan ketidakadilan. Begitu sulit untuk menanamkan hal tersebut, seperti halnya Howard Zinn yang begitu berani untuk mengungkapkan fakta yang selama ini terpendam.
0 comments

Class Review 5 : Lupa Lagikah Kunci(Ilmu)Nya



Lupa Lagikah Kunci(Ilmu)Nya
Ilmu yang pernah kita pelajari jangan pernah kita lupakan, apalagi ilmu tersebut kita buang jauh-jauh. Alangkah baiknya kalau kita amalkan atau setidaknya kita sesalu mengingat-ingat dengan sering-sering membacanya, pastinya ilmu tesebut akan berkembang. Kesalahan mindset di kelas kami membuat pelajaran pelajaran yang terdahulu tidak ingat, karena kami suka melupakan pelajran yang pernah diajarkan oleh dosen, dalam hal ini adalah Mr.Lala. mungkin itu juga terjadi di negri ini kebanyakan siswa hanya mengingat pelajaran yang baru dipelajari dan selalu menghapal pelajaran yang akan diajarkan, sedangkan pelajaran yang terdahulu mereka lupakan begitu saja.
0 comments

Class Review 4 : Menghargai Juga Mempersatukan Generasi Muda



Class Review4
Menghargai Juga Mempersatukan Generasi Muda
Setiap orang hidup pasti punya masa lalu. Masa lalu adalah masa yang pernah kita lewati, masa buruk, masa bahagia, atau yang lainnya pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Masa lalu ini lebih kita kenal dengan pengalaman. Dan dengan pengalaman itu kita bisa belajar, bisa merasakan, dan juga bisa mengambil hikmah. Oleh karena itu jadikanlah pengalaman sebagai guru terbaik.
0 comments

critical review: Tipu Daya (Bersejarah)



Tipu Daya (Bersejarah)
(by: A. Khoerul M)

Sejarah merupakan hal yang tidak boleh dilupakan oleh setiap generasi bangsa, tentunya karena sejarah itu hal sangat penting selain untuk memberikan motivasi juga membangun semangat generasi anak-anak bangsa. Terutama sejarah perjuangan bangsanya, bagaimana orang-orang terdahulu mempertahankan dan mereka berjuang mati-matian untuk merebut kemerdekaan bangsanya. Namun, sayangnya anak-anak generasi sekarang ini banyak sekali yang melupakannya.
0 comments

Class Review 3 : “ Baling-baling Literasi”

“ Baling-baling Literasi”

Kebersamaan dan kekompakann memnag menjadi modal utama mecapai kesuksesann di suatu lembaga atau organisasi. Sekecil apapun oriap anggotganisasinya pastinya membutuhkan kerjasama dan kekompakan dari setiap anggotanya. Sama juga dengan tim sepak bola, tidak munkin akan memenangkan suatu pertandingan jika setiap anggota timnya tidak saling kerja sama dengan baik. Ada yang ingin membawa sendiri atau juga bermain egois atau yang lainnya lah. Pastinya tersebut tidak akan menang dari tim lawan. Seperti halnya yang terjadi di kelas Pbi A.
0 comments

Critical Review 1 : Toleransi agama di alam pendidikan

Toleransi agama di alam pendidikan

Kerukunan beragama sangat diperlukan di suatu negara yang memiliki banyak agama dan banyak budaya atau yang disebut dengan masyarakat multikultural. Dengan adanya pembinaan kerukunan antara umat beragama maka masyarakat akan memiliki rasa hormat-menghormati dan saling harga-menghargai terhadap orang lain yang memiliki agama dan budaya yang berbeda denganya. Oleh karena itu anak-anak bangsa ini harus dimasukan ke pendidikan dasar, karena disana mereka akan dibekali ilmu pengetahuan dan keterampilan juga diajari bagaimana mereka sebagai individu, anggota masyarakat dan warga negara.
0 comments

Chapter Review: Sentuhan Literasi



Sentuhan literasi
Ahmad Khoerul Mustaqim
Penguasaan baca-tulis dan tata bahasa adalah upaya masyarakat agar menjadi manusia terdidik dan berbudaya. Dengan penguasaan secara optimal mampu membangun masyarakat literat terutama ketika seseorang menuju pintu masuk dunia pendidikan. Sekolah, sebagai lembaga pendidikan formal adalah situs pertam untuk membangun literasi. Oleh karena itu wajar jika proses dan hasil pembelajaran bahasanya sering dijadikan rujukan dalam upaya mengukur tingkat literasi di suatu Negara.
0 comments

Class Review 2: Mulai bersinar cahayanya



Mulai bersinar cahayanya

A.     Khoerul Mustaqim Pbia 4
 


Tidak terasa hari senin kembali lagi. Alhamdulillah saya masih diberikan umur panjang oleh Allah SWT yang telah memberikan saya ilham dan membantu dalam segala urusan saya. Tak tahu jadinya bagaimana jika tidak ada pertolongan darinya. Maka dari itu kita tidak boleh sedikitpun mengingkari nikmat yang telah ia berikan, seperti halnya kita bisa membaca dan menuilis.
0 comments

Appetizer Essay: TERLALU SULIT UNTUK MERUBAH BANGSA INI



APPETIZER ESSAY
Oleh Ahmad Khoerul Mustaqim
PBI A/Semester 4
TERLALU SULIT UNTUK MERUBAH BANGSA INI
Keproduktifan bangsa kita akan karya ilmiyah sangatlah minim, karena pada masa sekarang para mahasiswa kebanyakan tidak mampu atau bisa dibilang kesulitan untuk mengekpresikan pengetahuannya dengan membuat laporan penelitian, essay, apalagi dibentuk dalam sebuah artikel jurnal, memang seperti yang dikatakan Direktur jendral pendidikan menulis artikel jurnal adalah literasi tingkat tinggi. Makanya tidak salah jika Direktur Jendral pendidikan “jengkel” karena mayoritas sarjana lulusan PT kita tidak bisa menulis. Bahkan dosennya pun mayoritas tidak bisa menulis.
0 comments

Class Review 1: KEMBALI KE MEDAN TEMPUR

CLASS REVIEW 1 
Oleh: Ahmad Khoerul Mustaqim
PBI A/Semester 4 

KEMBALI KE MEDAN TEMPUR

Rintikan hujan kecil menyambut hari pertamaku masuk kuliah di semester 4, namun tidak mematahkan semangat saya untuk berangkat menuju peperangan di medan ilmu. Semangaku menggebu-gebu disertai rasa takut, karena pada hari itu pada jam 07.30 wib ada mata kuliah writing 4 yang di ampu oleh Mr. Lala. Ketakutanku akan datang terlambat semakin menggila-gila disaat mobil yang dikendaraiku ngetem ( berhenti sejenak untuk menunggu penumpang ). Ingin sekali rasanya terbang dan langsung sampai di kampus, namun itu tidak mungkin.
0 comments