Chapter Review 1: Project Berliterasi (Selami!)




Project Berliterasi (Selami!)
(by Desi Diana)

Pada buku bab 6 yang berjudul “Rekayasa Literasi” dari Prof.Chaedar Alwasilah.  Ada pembahasan tentang, definisi literasi, rapor merah literasi anak negeri, dan implementasi atau penerapan dari literasi itu seperti apa.  Kita ketahui bahwa, bangsa yang berliterasi itu sangatlah penting dan mungkin dapat menjunjung tinggi bangsanya.  Apalagi dalam sebuah pembelajaran disekolah maupun diperguruan tinggi.  Harus ada suatu pembelajaran atau pengajaran yang berhubungan dengan membaca dan menulis.  Itu semua adalah wajib, karena kita harus memproduksi orang-orang hebat yang produktif menulis.
0 comments

Class Review 2 : Menyibak Texts, Contexts, Readers, Writers and Meaning Dari Tirai Lehtonen



Menyibak Texts, Contexts, Readers, Writers and Meaning Dari Tirai Lehtonen
(by : Asy Syifa Rahmah Ihsani)

Senin, 10 Februari 2014...
Pertemuan atau lebih tepatnya pertempuran kali kedua kami (saya dan PBI-A) dengan mata kuliah Writing 4 yang di pimpin oleh Mr. Lala.  Seperti biasa Mr. Lala mengecek kehadiran kami terlebih dahulu, kemudian mulai mengintrogasi kami satu per satu.  Sepertinya introgasi kali pertama di Writing 4 ini tidak berjalan sukses.  Ngawur! Ya jawaban saya sangat ngawur.
0 comments

Class Review 2: Hening Sejenak Bersama Writing



Hening Sejenak Bersama Writing
(by Desi Diana)

Hati ini jedag jedug dibuatnya, suasana kelas begitu tegang dengan mulut yang selalu berkomat kamit.  Because What? Karena tugas class review maupun appetizer perdana kami akan dipertanggungjawabkan hari ini juga.  Segala pengharapan yang baik semoga selalu menyertai kami semua.  Suasana hati ini pun hening sejenak ketika Mr.Lala masuk.  Exactly, hening sejenak bersama writing.  Writing telah menjadi pengharapan kami untuk menjadikan kami sosok yang dapat menjunjung tinggi bangsa ini. Writing is a way of knowing something, writing is a way of representing something, and writing is a way of reproducing something.
0 comments

class review 2:Academic Writing Pendobrak Literasi



Academic Writing Pendobrak Literasi
(By: Alifah Rohmatilah)
 Kertas-kertas suci kini mulai terisi, lembaran demi lembaran dipenuhi dengan catatan review setiap minggunya. Calon-calon writer telah mengantongi pengetahuan-pengetahuan baru di hari senin yang lalu. Hari yang indah untuk jiwa-jiwa yang penuh dengan semangat, selalu memberi kesan penuh dengan makna. Ketika semua hal menjadi lebih berarti, maka salah satu hal akan senantiasa memberi manfaat yang lebih. Sama halnya ketika Mr. Lala memberi celah kepada mahasiswa untuk bisa memasuki dunia writing yang cukup rumit, tetapi pada intinya akan sangat berguna.
Academic writing menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat, meskipun melewati banyak proses yang lumayan luar biasa. Prosesnya tidak hanya menggerakan tangan, tetapi mencari sumer informasi sekaligus menyaring informasi yang didapat. Pada intinya proses yang menyulitkan adalah ketika berfikir mencoba memahami sebuah informasi yang ada. Sekilas memang hanya itu yang masing-masing orang alami, tetapi sebetulnya kegiatan menulis adalah cara untuk melatih seseorang untuk berfikir kritis. Sebenarnya di era sekarang ini kegiatan intensif menulis dibutuhkan untuk meningkatkan “literasi”. 
0 comments

Multilingual Writer is Me (Class Review-2)



Multilingual Writer is Me
(By: Enok Siti Jaenah)
Kegiatan menulis telah menempati kedudukan yang fenomenal di semester 4 ini. Semua warga semester 4 dibuat sibuk olehnya. Peluh kita memang sepertinya tidak membanjiri tubuh, tapi sungguh isi kepala terasa dikoyak-koyak, benda lunak di sudut dada kiri seringkali berkata “menyerah”, dan sepuluh jarikita pun hampir keriting akibat ulahnya. Fortunately, fenomena ini lantas tidak membuat kita menyesal berada di sini, bahkan seringkali tangan kita mengangkat kerah baju sebagai simbol rasa bangga atas hasil karya amatir kita.
0 comments

Class Review 2: Perbedaan adalah Kekhasan


Perbedaan adalah Kekhasan
Author: Aulia Priangan

            Perbedaan menjadi ciri khas dari banyaknya kesaamaan yang kita miliki. Begitu pula dengan banyaknya tulisan yang ada di dunia ini. Perbedaan karakteristiknya menjadi ciri tersendiri bagi tulisan tertentu. Misalnya saja tugas paper yang ada di bawah naungan payung bernama academic writing (penulisan akademik) tentu akan memiliki karakteristik yang berbeda dengan tugas menulis lainnya. Seperti yang kita ketahui bahwa beberapa produk penulisan akademik yang populer ditelinga kita adalah makalah, essay, skripsi, tesis dan disertasi. Produk-produk academik writing tersebut akan sangat berbeda dalam hal karakteristik dengan tugas menulis biasa, misalnya saja menulis dengan menggunakan genre narrative atau recount. Perbedaan diantara keduanyalah yang mampu menjadi ciri khusus bagi masing-masing tulisan.
0 comments

Chapter Review 1: Transformasi Makna Literasi


Transformasi Makna Literasi
Author: Aulia Priangan


            Kata literasi tentu sudah tidak asing bagi telinga kita. Kata tersebut bahkan menjadi kata yang sering terucap. Dahulu kita hanya mengetahui bahwa pengertian literasi itu hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis (7th Edition Oxford Advanced Learner’s Dictionary, 2005:898). Walaupun definisi (lama) literasi adalah kemampuan membaca dan menulis, namun istilah literasi jarang dipakai dalam konteks pembelajaran persekolahan di Indonesia. Hal ini dapat terlihat dari tidak adanya lema literasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Persekolahan di Indonesia nampaknya lebih senang menggunakan istilah pengajaran bahasa atau pelajaran bahasa daripada menggunakan istilah literasi. Pada masa itu, membaca dan menulis mungkin dianggap cukup sebagai pendidikan dasar bagi manusia guna menghadapi tantangan zaman dan kerasnya kehidupan.
0 comments