Critical Review 1 : “Kerukunan Beragama” Apakah Hanya Sekedar Wacana Belaka?

“Kerukunan Beragama” Apakah Hanya Sekedar Wacana Belaka?
(by : Friska Maulani Dewi)


 “Kerukunan” setiap orang di dunia ini pasti mendambakan hal ini dapat terwujud di kehidupan mereka sehari-hari.  Seperti juga halnya rakyat Indonesia.  Siapa di dunia ini yang tidak mendambakan kehidupan yang rukun?  Adakah orang yang merasa senang dengan perpecahan dan kehancuran?  Siapa yang ingin setiap hari di hidupnya dihadapkan dengan perang yang bisa merenggut nyawa orang-orang yang kita sayangi?  Jika anda masih tergolong orang dengan pemikiran waras dan mampu berpikir secara sehat dan benar, anda pasti tidak akan menyukai perang yang bisa menyebabkan perpecahan dan kehancuran.  Lalu bagaimana caranya agar tidak terjadi perang dan kerusuhan-kerusuhan tersebut?  Jawabannya jelas kita harus memelihara kerukunan agar tercipta kehidupan yang nyaman, aman, tentram dan damai.
0 comments

Critical Review 1: Urgensi Merevisi Sistem Pendidikan di Negara Tercinta Kita

Urgensi Merevisi Sistem Pendidikan di Negara Tercinta Kita 
Author: Aulia Priangan
 
            Pendidikan merupakan roda penggerak kemajuan suatu negara. Semakin maju pendidikannya maka semakin maju pula negara tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan laksana sebuah mantra ajaib yang dengannya dapat merubah apapun. Betapa digdayanya pendidikan bagi kelangsungan hidup warga negara dan negaranya.
            Pendidikan begitu sangat digdaya dalam suatu negara karena pendidikan merupakan salah satu sarana untuk mendapatkan pengetahuan yang kelak menjadi bekal dalam mengarungi kehidupan di tengah masyarakat. Pendidikanlah yang turut serta dalam menciptakan masyarakat. Pendidikan akan mencetak manusia yang berkualitas baik dari segi spiritual, intelegensi dan skill. Selain itu pendidikan juga merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa.
0 comments

Critical Review 1: Membumikan Pendidikan Multikultural: Tonggak Pemersatu Bangsa


MEMBUMIKAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: TONGGAK PEMERSATU BANGSA
By: Astri Rahayu

Geliat dunia remaja yang berjumlah 63,4 juta atau sekitar 26,7 persen dari total penduduk Indonesia kian banyak menyita perhatian media. Sayangnya, kabar dari dunia remaja yang mengisi headline media massa justru didominasi oleh berita miring dan negatif. Kasus kenakalan remaja yang mengarah pada kriminalitas remaja, dengan berbagai bentuknya tak henti-hentinya menjadi trending topik, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sudah separah itukah kondisi remaja saat ini?  Sungguh yang sangat membuat ironis adalah kalangan remaja itu termasuk kalangan terdidik (pelajar/mahasiswa) yang seharusnya menjadi tonggak pemersatu bangsa malah berbuat seperti tidak berpendidikan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pendidikan multicultural yang mereka dapatkan ketika pendidikan dasar.
0 comments

Critical Review 1: Pendidikan yang Mendidik bukan Pendidikan yang Bermasalah


Pendidikan yang Mendidik bukan Pendidikan yang Bermasalah
Oleh Hadi Wibowo

Pendidikan adalah sebuah cara untuk merubah sifat seseorang menjadi lebih baik. Manusia lahir ke dunia dengan pemikiran yang kosong. Kedua orang tuanya dan lingukannya yang memberikan pendidikan untuknya. Apabila lingkungan di sekitarnya mampu mendidik dia dengan baik maka dia mampu berbuat baik juga sesuai dengan apa yang lingkungan ajarkan kepadanya, begitu pula sebaliknya. Dengan ini maka pendidikan merupakan sebuah cara untuk mencetak seorang pemimpin berjiwa bijaksana yang akan memberikan sumbangsih bermanfaat bagi dirinya, masyarakat dan negara.
0 comments

Critical Review 1: Kerukunan Memupuk Bangsa yang Harmonis



Kerukunan Memupuk Bangsa yang Harmonis
Oleh Hanifatus Sholihah

Banyak sekali masalah yang terjadi di Indonesia, salah satunya masalah sosial yang semakin kompleks dan tidak tahu darimana datangnya dan bagaimana penyelesaiannya. Dari berbagai pihak yang berdebat, ada yang pro adapula yang kontra terhadap masalah itu. Masalah-masalah sosial yang bermunculan dimana-mana, salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya kepekaan dan rasa hormat terhadap orang lain dari kelompok yang berbeda. Akibat yang ditimbulkan dari masalah sosial tadi, akan terjadi konflik sosial serta ketidakharmonisan dalam menjalani kehidupan sosial. Untuk sekarang ini, kualitas suatu bangsa terkadang tidak bisa menjadi solusi yang tepat untuk menangani masalah sosial karena kualitas yang dimiliki seseorang sering disalahgunakan.
0 comments

Class Review 3: Menjelajahi Budaya Literasi


"Menjelajahi Budaya Literasi"
(By: Dhika Irhamullah Yusuf)

Pada tanggal 19 February 2014, adalah pertemuan ketiga dalam mata kuliah Writing 04 bersama Mr.Lala Bumela disemester 04 ini. Saya semanagat untuk yang ketiga kalinya diajar lagi oleh Mr.Lala Bumela. Lalu, setelah itu Mr.Lala Bumela datang pada pukul 13.00 PM diruang 42 lantai 02, digedung bahasa Inggris.

0 comments

Critical Review 1: Pendidikan dari Sang Pendidik



Pendidikan dari Sang Pendidik
Oleh Apif Rahman Hakim

Pendidikan merupakan salah satu hal  terpenting dan tidak bisa terpisahkan dalam kehiduan kita sehari-hari.  Kemanapun seseorang pergi pasti akan ada pendidikan disekitarnya, tidak hanya sebatas pendidikan formal melainkan pendidikan informal dan non formal 
Pendidikan  formal  adalah  kegiatan  yang  sistematis,  bertingkat, dimulai dari  sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi dan yang setaraf dengannya;   termasuk   kedalamnya   ialah   kegiatan   studi   yang   berorientasi akademis  dan  umum,  program   spesialisasi,  dan  latihan  professional,  yang dilaksanakan dalam waktu yang terus menerus.
0 comments