Literacy is the Perfect Vehicle
(by Desi Diana)
Jalan yang kita
lalui bersama writing4 ini selalu bertegur sapa dengan literasi. Seperti judul yang saya sematkan untuk class
review ini, bahwa literacy is the perfect vehicle, literasi adalah wahana atau
kendaraan yang sangat sempurna untuk kita dalam belajar writing. Literasi adalah kemampuan membaca dan menulis
(7th Edition Oxford Advanced Learner’s Dictionary, 2005:898). Dalam sejarah umat manusia, menulis adalah
kemahiran yang paling banyak dari pada berbicara. Walaupun begitu, masih banyak saja orang yang
belum bisa memahami sebuah teks tertulis.
Sama seperti apa yang sedang saya alami, tugas critical review kedua
saya sangat kacau. Hanya karena belum
memahami benar apa maksud dari teks bacaan yang saya baca.
Kesalahan dan kelemahan
pada critical review kami yang membahas tentang “Speaking Truth to Power with Books” suatu kebenaran dari Negara
besar lewat sebuah buku dari Howard Zinn sangat jauh dari ekspetasi tentang apa
yang harus dikritik. Mr. Lala Bumela memberikan
pemahaman dan penjelasan, agar kami tidak sampai ignorance dalam mengkritik
teks. Tentunya kita harus mengetahui
terlebih dahulu tentang history literacy, yaitu context, literacy, culture, technology, genre dan identity. Semua itu adalah kata kunci agar kita dapat
memahami suatu bacaan atau pada saat kita menulis. Mari kita telusuri dan pahami semuanya.
Posted by
Unknown
at
4:47 PM