3rd Critical Review



Can Change Everything

Author: Aulia Priangan

Introduction:
In this paper, I will discuss Howard Zinn’s article which has title “Speaking Truth to Power with Books.” Howard Zinn is a historian from America who well known as brave writer that against his country through his famous book, A People’s History of the United State. Zinn’s article tells about the tremendous power of book which can change everything, like mindset of reader, policy even history. He also writes that the writer must provide facts to the readers. In particular, he said that books which we read influence our life, both in society and have a nation life. After summarizingZinn’s main point, I shall be claiming that books which we read have big power in this world and it is a great instrument to change the world.However, I shall show that Zinn’s article neglect something.
0 comments

Class Review 7



Berkisah Tentang Perjumpaan Ketujuh
Author: Aulia Priangan

Kebisuan menjebak kami dalam permaianan dugaan,
lingkaran tebak-menebak,
agar yang tersirat tetap tak tersurat.”

Cuaca demi cuaca melalui kami,
Dan kebenaran akan semakin dipojokkan.
Sampai akhirnya nanti, badai meletus
Dan menyisakan kejujuran yang bersinar.
Entah menghangatkan atau menghanguskan.”
— Dee, Filosofi Kopi

Ini merupakan pertemuan ketujuh. Tujuh bukanlah angka yang kecil, karena ia tlah melampaui angka-angka sebelumnya serta menyisakan sejarah yang tergores syahdu di setiap lembar kertas logbook. Menjadikannya saksi bisu perjalanan panjang yang sedang dijalani. Telah 7 kali pertemuan terlewati. 630 menit tlah berlalu bersama mata kuliah writing. Kalikan enam puluh. Kalikan lagi enam puluh pula. Maka akan kita dapatkan angka : 2.268.000. Itulah banyaknya milisekon catatan perjalanan waktu yang telah terlewati.
0 comments

3rd Critical Review: The Leverage of the Truth of a Historian: Howard Zinn



The Leverage of the Truth of a Historian:
Howard Zinn
(Author: Aneu Fuji Lestarie)
Introduction
This paper offers a critical insight on Howard Zinn’s article entitled ‘Speaking Truth to Power with Books’.  In particular, he can changes people perspective about books powerful from his article and he has different perspective of historical with the other in his best known book ‘A People’s History of The United State’ about Christopher Columbus whom discoverer the America Continent.  After summarising Zinn main points, I shall be claiming that Zinn did not explicitly expressed about the American story and many of his claims are not based in absence of some of the references and footnotes, Zinn also ignoring that in American apparently perfect democracy.  In concluding, I shall show that book changes somebody’s life by changing somebody’s consciousness and we should learn and know about the truth history.  History of an event that we cannot forget, because of the absence of our history would not exist at the time as it is today.
0 comments

3rd Critical Review



Speaking Truth Makes Howard Zinn as The One and Only Mutilator of American History
(Author: Friska Maulani Dewi)


INTRODUCTION
This paper offers a critical on one of the article that he wrote entitled Speaking Truth to Power with Book. There are some points that I agree and disagree with Howard Zinn’s perspective in his writing, especially in his article entitled Speaking Truth to Power with Book.  Nevertheless, you may as well know before you going on, that in this paper I will not only focus with his article, but also with Howard Zinn as whole and his powerful thought and-of course- his works.  Well, I just try to clearly exposed my preview from the very beginning as well as Zinn’s did on his phenomenal book entitled A People’s History of The United States.


0 comments

3rd Critical Review




Howard Zinn, A Crusher History

INTRODUCTION
This paper offers a critical of my prespective on Howard Zinn’s writing. A historian, writer conciusness of social and an activist that is Howard Zinn. I knew him when I have read his article “Speaking Truth to Power With Books” to doing critical review assignment from my lecturer. According to the site of the internet, he was a child from jewish imigran family, and he was born August 24th, 1922. At 18 year, he became a shipyard worker and then flew bomber missions during World War II. These experiences are helped shape his opposition to war and passion for history. After attending college under the GI Bill and earning a Ph.D. in history from Columbia, he taught at Spelman, where he became active in the civil rights movement. After being fired by Spelman for his support for student protesters, Zinn became a professor of Political Science at Boston University, were he taught until his retirement in 1988. From his books A People’s History of United States, Zinn changes prespective of American peoples.  My prespective on Howard Zinn’s writing, he said every history created to some interest, and I think Zinn have missions when he had written history books in different point of view from the other history.
0 comments

Class Review 7

Rabun Membaca akan Pincang Menulis
History is the endless process of human creation. Ungkapan tersebut membuat saya sadar akan pentingnya mempelajari sejarah, karena semenjak SMP saya paling tidak suka sama sekali ketika pelajaran sejarah berlangsung. Tidak sukanya karena banyak sekali nama-nama dan kejadian yang muncul dan harus saya ingat, padahal saya tidak tahu-menahu perihal tersebut. Terlepas dari itu, setiap sejarah terkadang berbeda cerita dari buku satu dan buku lainnya. Tetapi ketika mendapat tugas untuk menelusuri cerita dalam sejarah dan mengkritisinya, rasanya sangat berbeda. Seperti cerita sejarah mengenai Columbus, tidak hanya sebatas untuk tau saja, tapi saya sampai hapal. Apa jadinya jika hanya sedikit membaca? Pasti tulisan yang dibuat akan sedikit sekali, alias tidak dalam.
0 comments

Reveal What Missing in Zinn : “Speaking Truth to Power with Books”



Reveal What Missing in Zinn : “Speaking Truth to Power with Books”
(Author : Asy Syifa Rahmah Ihsani PBI – A/IV)
Introduction :
This paper offers a critical perspective on Howard Zinn’s article entitled “Speaking Truth to Power with Books”.  More clearly, the purpose of the author wrote this paper is to find out and reveal what missed by Zinn or something wrong in his article.  There are several aspects that the author wants to explain.  First about Zinn using conjunction words imperfectly, second Zinn did not explain deeply about Christopher Columbus, then Zinn did not put any references in his article or in his book, and the last about he does not reveal the real person who discover America continent.
0 comments

 
Zinn and The Powerful Book


INTRODUCTION
In the article entitled “Speaking Truth to Power with Books”, Howard Zinn tells the very personal story of his experience as a literate and teacher.  He presents his story in the form of an article in which he shares his arguments and analysis as a historian, also how the book do for the world.  This paper offers a critical insight on Zinn’s story as well as his main arguments, and it will evaluate the quality of his writing and focus on any areas of weakness within his experience.  It is also trying to reveal the dark side of American’s history.
0 comments

Class Review 7



Ketika Tersesat Critical Review
Today is crucial moment.  Benar sekali, hari ini begitu tersesatnya kami untuk memahami critical review.  Benar-benar tersesat.  Salah satu tugas penulis adalah untuk mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan baru dari pemahaman.  Ada tiga bentuk dari pemahaman yang meliputi tiga tahap penting, yaitu:
Meniru               Menemukan               Menciptakan
Ketiga ayat diatas sangatlah penting untuk menulis.  Menulis adalah masalah menciptakan affordances dan mengeksplorasi potensi makna.  Menulis adalah semogenesis, adanya text,system dan context.  Seperti pada thesis statement yang kita buat, harus ada beberapa point yang dihidupkan.  Kita dapat menciptakan sumber daya dari apa yang kita kritik, sehingga banyak point tambahan yang ditulis.
              Menurut Milan Kundera (in L’Art duroman:1986): “to write, means for the poet to crush the wall behind which something that ‘was always there’ hides.  In this respect, the task of the poet is not different from the work of history, which also discovers rather than invents”.  Bahwa kita sebagai penulis harus bisa menghancurkan tembok yang ada sesuatu yang tersembunyi.  Sebagai penulis harus mempresentasikan hal-hal yang disembunyikan.  Seperti halnya kita, yang ditugaskan oleh Mr.Lala untuk menulis critical review.  Critical review yang mengkritik tentang Howard Zinn.  Zinn sebagai pencipta sejarah bahwa Cristopher Columbus adalah orang yang menemukan benua Amerika benar-benar real?  Karena sejarah adalah proses penciptaan manusia tanpa putus.  Ada sebuah istilah menyatakan bahwa, sejarah seperti penyair, mengungkapkan dalam situasi yang selalu baru.  Sampai manusia sekarang tidak akan putus.  
          Tugas free writing yang kami buat tentang Howard Zinn, ternyata itu adalah tugas critical review.  Kami semua tersesat.  “What is critical Review?”  Critical review is writing task that asks you to summarise and evaluate a text.  The critical review can be of a book, a chapter, or a journal article.  Writing the critical review usually requires you to read the selected text in detail.  (Teaching and Learning Unit) The university of Meulbourne 2010. 
              Specific structure of critical review, ada introduction, summary, main body, and conclusion.
Ø  Introduction
Panjang pengantar biasanya satu paragraph untuk review artikel jurnal dan dua atau tiga paragraph untuk resensi buku.  Sertakan beberapa kalimat pembukaan yang mengumumkan penulis dan judul, dan menjelaskan secara singkat topikdari teks. 
Ø  Summary
Menyajikan rangkaian dari the keys point dengan sejumlah contoh.  Dapat juga menjelaskan secara singkat tujuan penulis dalam seluruh teksnya.
Ø  Main body/Critique
Kritikan harus kuat dan seimbang.  Inagt untuk mendasarkan diskusi pada criteria tertentu, dapat mencakup sumber-sumber lain untuk mendukung.  Ada beberapa pilihan untuk kita bagaimana urutan dalam mengkritik, yaitu:
1.      Most important to least important conclusion you make about the text.
2.      If your critique is more positive than negative, then present the negative points first and the positive last.
3.      In long review, you can address each criteria you choose in a paragraph, including both negative and positive points, and
4.      You can also include recommendations for how the text can be improved in terms of ideas.
Ø  Conclusion
Biasanya sebuah paragraph yang sangat singkat.  Tulis ulang pendapat anda secara keseluruhan teks.  Jika perlu beberapa kualifikasi lebih lanjut atau penjelasan dari anda penilain dapat dimasukkan.  Hal ini dapat membantu kita dalam mengkritik.  (Hyman R (Ed) 1971, Contemporary though on Teaching).
              Ketersesatan saya dalam critical review benar-benar fatal.  Di dalam kritikal review yang saya buat sangat kurang memuaskan dan masih termasuk free writing.  Tidak adanya generic structure yang kami paparkan, semuanya salah dan harus lebih memahami dan mengerti lagi tentang critical review.  Di dalam critical review harus ada kesatuan (unity) dan hubungan (coherence).
1.      Unity, mempertahankan kesatuan dalam sebuah paragraph dan mengharuskan bahwa setiap kalimat dalam sebuah paragraph atau setiap paragraph dalam suatu komposisi harus terkait erat dengan topic.  Sebuah paragraph yang kuat akan menghapuskan kalimat yang tidak terkait atau dapat membantu pengembangan main idea dari paragraph.
2.      Coherence, mempertahankan hubungan dalam sebuah paragraph atau komposisi tidak hanyamembutuhkan kesatuan, tetatpi logical, smooth, and natural flow from one idea to another.  Ketika hal ini terjadi, coherence telah ditetapkan.  Ada tiga kunci cara untuk menciptakan coherence dalam paragraph atau multiparagraf text:
1.      Arrange ideas to achieve emphasis
2.      Arrange ideas to achieve coherence
3.      Connect your ideas to achieve coherence
              Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dalam mengkritik suatu teks bacaan, baik dari artikel, jurnal maupun lainnya harus mempersiapkan tinjauan kritis.  Tidak ada teknik sederhana untuk membuat sebuah tinjuan kritis yang mudah.  Sebuah critic review adalah sesuatu yang membutuhkan waktu, perawatan dan berfikir dengan cermat.  Mungkin selama berjam-jam untuk kita mendapatkan sebuah gagasan.  Untuk itu mari kita tanamkan rasa keingin tahuan yang bermanfaat bagi kita.  Agar kita tidak tersesat untuk menerapkan suatu pengetahuan yang sangat penting.  Tetap tunjukkan yang terbaik, tetap focus.



0 comments

Class Review 7





“Dunia Para Ahli (Penulis sekaligus Penemu)”


Author : (Hanifatus Sholihah)

Pagi merayap dengan sejuk menggantikan kegelapan. Menandakan akan munculnya sang penyinar alam semesta yang bertugas menghangatkan seluruh umat manusia yang ada didunia ini. Waktunya untuk menggapai suatu keberhasilan. Pagi ini, tepatnya hari Senin, 17 maret 2014 pas pukul 09.00 WIB, kita akan melalui perjalanan yang ekstrim lagi bersama pemandu kita, yaitu Mr. Lala Bumela.
Pagi ini, sebelum memulai pembahasan materi yang crucial selanjutnya, Mr. Lala memperlihatkan alamat web yang sering beliau kunjungi, yaitu Republika Online dan www.tempo.co/bola/. Saat halaman Republica Online dibuka, disitu terdapat salah satu informasi yang berjudul “Kurang Apa Lagi, David Moyes?”
Disitu terlihat seorang pelatih sepakbola yang menunduk, terlihat raut kekecewaan menimpa pelatih tersebut. Dari topik tersebut, terlihat sebuah sense of dissapointed.
0 comments

7th Class review



Mendalami Critical Review dan Sejarah

Perjalanan hebat Writing And Composition 4 semakin jauh, pada hari Senin lalu PBI A mendalami sebuah critical review yang ternyata membuatnya adalah sesuatu yang tidak mudah. Critical review menguras otak dan pikiran karena di dalamnya terdapat komposisi gagasan, ide, pendapat seorang kepada suatu variable.
0 comments

Class Review 7



Nuansa Baru untuk Semangat yang Baru
By : Anisa
Hari yang cerah untuk jiwa yang penuh warna. Akhirnya aku bisa mengikuti perkuliahan pak Lala, walaupun saya harus mengikutinya perkuliahan di kelas PBI.C tapi itu tidak menjadi penghalang untuk berjumpa dengan pak Lala. Pertemuan hari ini mempunyai cita rasa yang berbeda dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Dimana saya berada pada zona yang tidak pernah saya alami sebelumnya. Inilah nuansa yang baru dan semangat yang baru. Dan inilah yang saya dapat dari perjumpaan saya dengan Pak Lala.
0 comments

Critical Review 3: The Truth behind the Truth



The Truth behind the Truth
"Even it was pain to be told, but surely the truth was absolutely thing that had to be revealed."
-Hadi Wibowo 
Introduction
Truth is the most important thing that has to be revealed. Everything that happened is has to be told honestly, so the mistake didn’t happen twice. Howard Zinn, the creator of the book A People's History of the United States, was the man who struggled to tell the United States people about the truth of Christopher Columbus. All of time, people thought that Christopher Columbus was the man who found the American Continent, the savior, the lighter, and the Hero of America. History was being manipulated at that time, and Howard Zinn was the one who revealed the truth about Columbus. Howard Zinn thought why the person who genocide the whole Indian Arawaks had to be a Hero. If United States people continued think that Columbus was a hero, they would repeat the wrong thing that happened on the past. Howard Zinn sent the truth with his book to make the United States people realized they have to know the truth even it is a pain. It was a coup d’état to his nation, and the biggest step to clear the thick cloud that surrounded United States’ history.
0 comments